Kamis, 21 April 2011

Merubah Partisi C




Terkadang tanpa kita sadari performa PC/Laptop kita terasa melambat bahkan muncul kata pada sudut kanan bawah "Low Disk Space" pada drive(C:,D:,E,dst.) Apa yang akan kita lakukan jika muncul seperti hal di tersebut??? Yups!! analisa perkiraan dari hal yang terjadi di atas yaitu salah satu(bahkan bisa lebih) dari drive yang ada dalam PC/Laptop kita kapasitas/ruangan sudah penuh. Jika hal tersebut terjadi maka kita harus menghapus atau melakukan tambahan ruang agar tak terjadi full capacity pada drive.
Nah pada coretan kali ini akan saya berikan tips bagaimana merubah/menambah ruang partisi agar tidak terjadi "low Disk Space" pada PC/Laptop. Sebelumnya saya sudah mempraktekkan dan berhasil dengan mulus. Para sobat sekalian membutuhkan tools/software yaitu Easeus Partition Manager. Perlu diperhatikan pada saat proses partisi berlangsung baterai harus dalam kondisi full dan alangkah baiknya bila charge tetap menancap(pada laptop). Mengapa demikian??hal tersebut untuk berjaga-jaga bila terjadi listrik padam.

Oke sobat semua langsung aja pada pokok masalahnya..hehehe..
saya asumsikan partisi windows sistem yang akan diubah adalah C: (drive yang berisi windows). Ada satu hal yang harus diperhatikan sebelum mengubahnya ukuran drive C: (Sistem), yaitu :
• Harus ada partisi yang mempunyai space kosong cukup di drive bawah drive C:, biasanya drive D: (di tampilan Easeus ada disampingnya). Jika yang mempunyai space kosong adalah drive E: atau F:, maka sebaiknya ubah dulu agar drive D: mempunyai free space yang cukup.
Kemudian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengubah ukuran partisinya, seperti :
• Tutup semua aplikasi lain
• Defragment drive yang akan dipartisi, yaitu C: dan D:. Kalau melalui bawaan windows klik kanan drive yang diinginkan, klik Properties > Tools > Defragmentation , kemudian klik Defragment Now…
• Jika perlu lakukan pengecekan hardisk. Klik kanan drive C: atau D: pilih Properties > Tools > Error-checking > Check Now… Pilih 2 opsi yang tersedia dan Klik Start untuk melanjutkan
• Sisakan free space sekitar 10% di hardisk y ang akan dikurangi.
• Jika jumlah file di drive D: sangat banyak, sebaiknya dipindah ke drive lain terlebih dahulu, atau zip dan dijadikan satu file. Karena file yang banyak, akan membuat pemindahan file lebih lambat
• Jika memungkinkan, backup data penting anda
Setelah hal-hal di atas sudah dilakukan dan sudah dipastikan bahwa kondisi drive masih baik, maka selanjutnya kita dapat melakukan proses mengubah partisi drive C:
Proses berikut menggunakan Software Easeus Partition Manager. Program tersebut dapat sobat dapatkan disini ==> Download <==
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Buka dan jalankan software Easeus Parti tion Manager.
2. Klik kanan drive D: (drive disamp ing drive C:), kemudian pilih Resize/Move
3. Geser dengan mouse daerah space kosong (warna abu-abu) sebesar space yang akan diberikan di drive C: nantinya (Sisakan free space minimal sekitar 10%)
4. Selanjutnya akan tampil pada gambar space kosong drive D: (tulisan Unallocated).
5. Klik drive D: dan tahan, kemudian geser ke kanan, sehingga space kosong menjadi berada di sebelah kirinya (disamping drive C).
6. Selanjutnya, klik kanan drive C: dan pilih Resize/Move, perbesar ukuran drive C (geser dengan mouse ke kanan), sampai maksimal dari space yang tersedia. Selanjutnya Unallocated tidak tampak lagi, karena sudah digabung dengan drive C:
7. Pastikan semua langkah diatas sudah benar. Terakhir klik icon dengan tulisan Apply dari menu yang ada
8. Setelah beberapa saat, biasanya komputer perlu restart untuk melanjutkan proses pemindahan data dan pengubahan ukuran partisi. Tunggu sampai selesai
9. Proses pemindahan data akan dilakukan setelah restart dan sebelum masuk windows. Lama waktunya tergantung sebesara besar space yang diubah dan banyaknya data yang dipindah, terutama di drive D:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar